Author: Suka

PDIP Buleleng Usung Bubur Mengguh Sorgum dalam Lomba Nasional
DewataRoundUP

PDIP Buleleng Usung Bubur Mengguh Sorgum dalam Lomba Nasional

Buleleng, Suasana semarak dan penuh semangat tampak sejak pagi di Buleleng, Sabtu (19/4), ketika para ibu kader PDI Perjuangan tampil anggun mengenakan kebaya merah. Mereka dengan cekatan meracik rempah-rempah khas Bali, mempersembahkan sajian kuliner inovatif bubur mengguh berbahan dasar sorgum. Jika biasanya bubur mengguh menggunakan beras sebagai bahan utama, kali ini para kader PDIP berkreasi dengan mengganti sumber karbohidrat tersebut menggunakan sorgum tanaman pangan lokal unggulan dari Buleleng. Kreasi kuliner lokal ini menjadi andalan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng dalam ajang Lomba Olahan Pangan Lokal, Murah, dan Bergizi yang diselenggarakan secara nasional oleh DPP PDI Perjuangan. Lomba ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini dan Bulan Bung Karno tahun 2025....
FIP Undiksha Bentuk Tim Khusus, Siap Turun Tangan Atasi Siswa SMP yang Belum Bisa Membaca
DewataRoundUP

FIP Undiksha Bentuk Tim Khusus, Siap Turun Tangan Atasi Siswa SMP yang Belum Bisa Membaca

Buleleng, Menanggapi maraknya pemberitaan mengenai siswa tingkat SMP di Kabupaten Buleleng yang belum bisa atau belum lancar membaca, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) bergerak cepat dengan membentuk tim khusus. Tim ini ditugaskan untuk memberikan pendampingan dalam upaya penyelesaian masalah kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (Calistung) di kalangan pelajar. Dekan FIP Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Widiana, S.Pd, M.Pd menyatakan bahwa sebagai institusi yang bergerak di bidang pendidikan, FIP merasa terpanggil untuk turut serta memberikan solusi atas permasalahan tersebut. Dengan persetujuan dari Rektor Undiksha, pihaknya telah membentuk Tim Pendamping Intervensi Klinis Calistung yang terdiri dari dosen dan mahasiswa. “Tim ini terdiri dari dos...
Ratusan Siswa SMP Tak Bisa Baca Tulis, Sukrawan Sebut Tamparan Keras Dunia Pendidikan
DewataRoundUP

Ratusan Siswa SMP Tak Bisa Baca Tulis, Sukrawan Sebut Tamparan Keras Dunia Pendidikan

Buleleng, Ratusan Siswa SMP di Buleleng Tak Lancar Membaca, Dewa Nyoman Sukrawan menyebutkan Ini Tamparan Keras Dunia Pendidikan Buleleng. Temuan mengejutkan terkait rendahnya kemampuan membaca di kalangan siswa tingkat SMP di Kabupaten Buleleng menjadi peringatan keras bagi dunia pendidikan. Dari total 34.062 siswa SMP, tercatat sebanyak 155 siswa masuk kategori Tidak Bisa Membaca (TBM), sementara 208 siswa lainnya tergolong Tidak Lancar Membaca (TLM). Kondisi ini memunculkan kekhawatiran dan kritik tajam dari berbagai kalangan, termasuk dari tokoh masyarakat Buleleng, Dewa Nyoman Sukrawan. Kepada Reporter radio nuansa giri fm pada rabu (16/04) Sukrawan menyebut fakta tersebut sebagai sebuah tamparan keras bagi dunia pendidikan di Buleleng, yang selama ini dikenal sebagai kota pendidi...
Senandung Giri : Ketika Desa Adat Digerakkan Untuk Mengurangi Sampah Plastik
DewataRoundUP

Senandung Giri : Ketika Desa Adat Digerakkan Untuk Mengurangi Sampah Plastik

Catus Pata, Dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan hidup dan mendukung visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Bali Era Baru, serta menindaklanjuti Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Pergub ini kini ditindaklanjuti dengan Surat Edaran Gubernur bali nomor 9 tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah. Kebijakan ini bertujuan untuk mempercepat penanganan sampah dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di seluruh wilayah Bali.​ Lalu kenapa dipandang perlu mengeluarkan edaran ini? Penggunaan plastik sekali pakai yang tidak terkendali telah menjadi salah satu sumber pencemaran paling parah di Bali, termasuk di pesisir dan kawasan suci. Edaran ini mengingatkan bahwa ala...
Edukasi Budaya Lewat Medsos, Disbud Buleleng Luncurkan  Program “Pang Tawang”
Budaya, DewataRoundUP

Edukasi Budaya Lewat Medsos, Disbud Buleleng Luncurkan Program “Pang Tawang”

Buleleng, Disbud Buleleng Luncurkan Program "Pang Tawang", Kupas Makna Hari Raya dan Tradisi Adat Lewat Media Sosial Dalam upaya melestarikan dan mengenalkan kembali makna adat serta tradisi lokal kepada masyarakat, khususnya generasi muda, Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Buleleng melalui Bidang Adat dan Tradisi secara resmi meluncurkan program edukatif bertajuk “Pang Tawang”. Program ini hadir sebagai konten digital di media sosial yang membahas secara ringkas namun mendalam mengenai makna hari raya keagamaan, istilah adat, serta tradisi yang hidup dan berkembang di Buleleng maupun Bali secara umum. Kepala Bidang Adat dan Tradisi Disbud Buleleng, Gede Angga Prasaja, menjelaskan bahwa “Pang Tawang”, yang secara harfiah berarti biar tahu, menjadi sarana edukasi untuk menjawab kebutu...
Ratusan Kroser Meriahkan “Buleleng Paten Offroad Mekedekan”
DewataRoundUP, Olah Raga

Ratusan Kroser Meriahkan “Buleleng Paten Offroad Mekedekan”

Sukasada, Sebanyak 200 Kroser Ramaikan "Buleleng Paten Offroad Mekedekan" Serangkaian HUT Kota Singaraja ke-421. Sebanyak 200 Kroser dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam kegiatan Buleleng Paten Offroad Mekedekan (BPOM) yang digelar pada Minggu, (13/04). Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian acara dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Singaraja ke-421, dengan titik start dan finish di Banjar Dinas Jembong, Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Kepada Reporter Radio Nuansa Giri Fm Humas Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Bali, Kadek Puja Astawa, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap dunia otomotif, khususnya di wilayah Buleleng. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk menggugah semangat m...
Gubernur Koster Pimpin Rakor Percepatan Pembangunan Bali 2025–2030
DewataRoundUP

Gubernur Koster Pimpin Rakor Percepatan Pembangunan Bali 2025–2030

Denpasar, Pemerintah Provinsi Bali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pelaksanaan Program Pembangunan Bali 2025–2030 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, pada Jumat (11/4). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Bali dan dihadiri unsur Forkopimda, para kepala daerah se-Bali, perangkat daerah, akademisi, hingga perwakilan asosiasi masyarakat sipil. Rakor ini menjadi langkah strategis dalam mengakselerasi visi besar “Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru”, yang menekankan pentingnya menjaga kesucian dan keharmonisan Alam, Manusia, dan Kebudayaan Bali dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Dalam pemaparannya, Gubernur Bali menegaskan bahwa pembangunan Bali ke ...
Sambut Hari Kartini, DWP Buleleng Siapkan Kegiatan Sosial dan Peduli Lingkungan
DewataRoundUP

Sambut Hari Kartini, DWP Buleleng Siapkan Kegiatan Sosial dan Peduli Lingkungan

Buleleng, Menyambut peringatan Hari Kartini tahun 2025, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Buleleng merencanakan sejumlah kegiatan yang bersifat sosial dan peduli lingkungan. Rencana ini disampaikan dalam rapat rutin DWP Kabupaten Buleleng yang digelar di Gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja, Jumat (11/4). Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DWP Kabupaten Buleleng, Ny. Dewi Suyasa, diawali dengan kegiatan senam bersama seluruh anggota dan ketua unsur DWP dari masing-masing instansi. Dalam kesempatan tersebut, Ny. Dewi Suyasa juga menyerahkan bingkisan sebagai bentuk apresiasi kepada anggota DWP yang memasuki masa purnabakti. Dalam arahannya, Ny. Dewi Suyasa menekankan pentingnya peringatan Hari Kartini tidak hanya dimaknai sebagai seremoni, tetapi juga sebagai momentum untuk m...
Janger Kolok Bengkala, Warisan Budaya Tak Benda yang Jadi Simbol Kesetaraan Disabilitas
Budaya

Janger Kolok Bengkala, Warisan Budaya Tak Benda yang Jadi Simbol Kesetaraan Disabilitas

Buleleng, Seni budaya khas Buleleng kembali menunjukkan pesonanya lewat pementasan Janger Kolok, sebuah bentuk tarian pergaulan yang dilakoni oleh para penyandang disabilitas tuna rungu dan tuna wicara (kolok) dari Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan. Keunikan dan nilai inklusif dari kesenian ini telah diakui secara nasional sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kementerian Kebudayaan RI. Tarian yang dibawakan oleh sepuluh penari ini mengangkat kisah Arjuna Wiwaha, dikemas dalam gerak tari dan bahasa isyarat, serta diiringi alat musik tradisional seperti kendang dan ceng-ceng. Penampilan Janger Kolok kerap mewarnai berbagai event besar baik tingkat lokal maupun nasional. Saat dikonfirmasi pada Kamis (10/4), Koordinator sekeha Janger Kolok, I Kadek Sriparjana,  menjelaskan bahw...
90 Orang Ikuti Metatah Massal Di Banjar Adat Banjar Bali
Budaya

90 Orang Ikuti Metatah Massal Di Banjar Adat Banjar Bali

Buleleng, Sebanyak 90 Orang Mengikuti Metatah Massal Yang Digelar Oleh Banjar Adat Banjar Bali Desa Adat Buleleng. Setelah penantian hampir satu setengah tahun, Banjar Adat Banjar Bali akhirnya menggelar upacara metatah massal yang berlangsung khidmat di Balai Banjar Banjar Adat Banjar Bali, Minggu (6/4). Sebanyak 90 peserta mengikuti upacara yang merupakan bagian penting dari tahapan manusa yadnya dalam tradisi Hindu Bali tersebut. kepada Reporter Radio Nuansa Giri FM, Kelian Banjar Adat Banjar Bali, Jro Mangku Ketut Someyasa, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan realisasi dari janji awal kepemimpinannya. Kesempatan itu datang seiring kerja sama dengan Yayasan Merak Kendi Bali yang sebulan sebelumnya menyatakan kesiapannya mendukung kegiatan sosial keagamaan di wilayah Banjar Ba...