Budaya

Gerokgak Festival Hibur Masyarakat Buleleng Barat
Budaya

Gerokgak Festival Hibur Masyarakat Buleleng Barat

Gerokgak, Duet Sutjidra–Supriatna bangkitkan festival tingkat kecamatan, umkm dan seni kembali bergairah. Setelah bertahun-tahun tidak diselenggarakan, Pemerintah Kabupaten Buleleng di bawah pimpinan Bupati I Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Gede Supriatna membangkitkan kembali festival tingkat kecamatan sebagai upaya menghidupkan seni, budaya, serta menggeliatkan perekonomian masyarakat. "Gerokgak Festival" yang digelar pada Jumat, (10/4) di Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, menjadi awal dari rangkaian festival di seluruh kecamatan se-Kabupaten Buleleng. Festival ini disambut antusias oleh masyarakat yang telah lama menantikan kehadirannya. Sejak sore hari, warga tampak memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan berbagai penampilan seni dan budaya yang ditampilkan. Selain itu, ...
Perayaan Kongco Seng Hong Ya ke-117, Momentum Jaga Persatuan dan Silaturahmi Warga
Budaya

Perayaan Kongco Seng Hong Ya ke-117, Momentum Jaga Persatuan dan Silaturahmi Warga

Singaraja, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna mengikuti jalan santai rangkaian perayaan Hari Bertahtanya Yang Mulia Kongco Seng Hong Ya ke-117 yang diselenggarakan di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Seng Hong Bio, Kampung Baru, Singaraja, Minggu (12/4). Sejak pukul. 06.00 WITA warga antusias dan mulai berkumpul di titik kumpul di kawasan konco tepatnya areal TITD Seng Hong Bio. Saat itu peserta jalan santai dilepas oleh Wabup Supriatna didampingi Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Buleleng Nyoman Widiartha dengan pengibasan bendera. Peserta terdiri dari anak-anak,remaja, dewasa hingga lansia tampak bergembira mengikuti rute jalan santai hingga kembali ke finish. Bahkan rangkaian peserta diiringi atraksi Barong Sai. Jalan santai menempuh rute melalui Jl. pulau Sumba, Jl. Surapati, Jl. E...
Puncak HUT ke-422 Kota Singaraja Berlangsung Meriah
Budaya

Puncak HUT ke-422 Kota Singaraja Berlangsung Meriah

Buleleng, Perayaan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-422 Kota Singaraja berlangsung meriah dan penuh semarak. Rangkaian kegiatan yang digelar selama tiga hari ini menghadirkan beragam acara, mulai dari pertunjukan seni budaya, hiburan masyarakat, hingga pameran serta promosi produk unggulan daerah yang melibatkan pelaku UMKM lokal. Selama tiga hari berturut-turut, kawasan RTH Taman Bung Karno dipadati masyarakat yang antusias merayakan hari jadi Kota Singaraja. Suasana kebersamaan dan kegembiraan terasa kental sepanjang acara berlangsung. Gubernur Bali, I Wayan Koster, menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh rangkaian kegiatan perayaan tersebut. Apresiasi itu disampaikan saat menghadiri penutupan malam puncak HUT ke-422 Kota Singaraja pada Senin (30/3). Dalam sambutannya, Koster ...
Masyarakat Antusias Saksikan Parade Budaya
Budaya

Masyarakat Antusias Saksikan Parade Budaya

Singaraja,Parade Budaya di HUT ke-422 Kota Singaraja,  angkat sejarah Anglurah Ki Barak Panji Sakti. Untuk pertama kali parade budaya dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-422 Kota Singaraja digelar, sajikan pementasan sejarah Anglurah Ki Barak Panji Sakti dari lahir hingga kejayaan kerajaan Buleleng. Usai dibuka bersama oleh Gubernur Bali Wayan Koster, pertunjukan diawali dengan menampilkan keberagaman etnis yang ada di Bali Utara oleh Sanggar Seni Manik Uttara. Pertunjukan pembuka tersebut memukau para undangan serta masyarakat yang datang langsung meramaikan kawasan Air Mancur Taman Kota Singaraja, Senin (30/3). Parade ini diapresiasi Gubernur Bali Wayan Koster. Ia berharap parade budaya yang dibawakan masing-masing kecamatan dapat menampilkan masing-masing karya s...
Pastikan Nyepi Aman, Desa Adat Bersama Forkopimda Patroli Sipeng
Budaya

Pastikan Nyepi Aman, Desa Adat Bersama Forkopimda Patroli Sipeng

Bupati Buleleng bersama Wakil Bupati Buleleng turun langsung memantau pelaksanaan Hari Raya Nyepi di seputaran Kota Singaraja, Kamis (19/03). Kegiatan pemantauan ini turut melibatkan jajaran Forkopimda Kabupaten Buleleng, Kelian Desa Adat Buleleng, serta pecalang di wewidangan Desa Adat Buleleng. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan Catur Brata Penyepian dengan khusyuk, tertib, dan penuh kesadaran, sehingga makna Nyepi sebagai momentum introspeksi diri dapat terwujud secara optimal. Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, mengungkapkan bahwa pemantauan telah dimulai sejak pukul 07.00 Wita dengan berjalan kaki dari rumah jabatan. Rute yang dilalui meliputi kawasan Veteran, Jalan Gajah Mada, kantor Pos, hingga Pelabuhan, dilanjutkan ke Jalan Diponegoro dan Ahm...
Pengerupukan Fest #2 Pukau Masyarakat Buleleng
Budaya

Pengerupukan Fest #2 Pukau Masyarakat Buleleng

Singaraja, Catuspata Desa Adat Buleleng kembali menjelma menjadi lautan manusia. Ribuan masyarakat tumpah ruah memenuhi simpang empat pusat Kota Singaraja pada Rabu malam (18/03) untuk menyaksikan parade ogoh-ogoh dalam gelaran Pengerupukan Fest #2, yang menjadi bagian dari rangkaian malam pengerupukan menyambut Nyepi Tahun Caka 1948. Sejak pukul 17.00 Wita, kawasan catuspata mulai dipadati warga dari berbagai penjuru Buleleng. Antusiasme masyarakat begitu terasa, menandakan kuatnya daya tarik tradisi budaya yang terus hidup dan berkembang di tengah modernisasi. Tercatat, sebanyak 28 ogoh-ogoh dari 14 banjar adat se-wilayah Desa Adat Buleleng turut ambil bagian dalam parade tahunan ini. Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra, hadir langsung membuka jalannya parade dengan tradisi khas Bulel...
Mapepade, Ritual Pembersihan Hewan Kurban di Desa Adat Buleleng
Budaya

Mapepade, Ritual Pembersihan Hewan Kurban di Desa Adat Buleleng

Singaraja, Suasana sakral terasa kental di kawasan Pura Desa Adat Buleleng pada Selasa sore (17/3/2026). Di bawah sinar matahari yang mulai condong ke barat, puluhan krama Desa Adat Buleleng tampak menjalani salah satu tradisi tua yang tetap lestari hingga kini, Mapepade. Ritual ini bukan sekadar prosesi biasa. Mapepade merupakan tahapan penting dalam rangkaian upacara Tawur Kesanga, yang bertujuan untuk menyucikan hewan-hewan yang akan digunakan sebagai sarana pecaruan. Tahun ini, sebanyak 17 ekor hewan mengikuti prosesi penyucian, mulai dari anak sapi (godel), kambing, babi, anjing, hingga unggas seperti ayam, itik, dan angsa. Dengan mengenakan busana adat madya, krama satu per satu membawa hewan-hewan tersebut di halaman pura. Diiringi doa dan mantra suci, hewan-hewan itu diperciki ...
Matangkan Persiapan, Puluhan Ogoh-ogoh Siap Meriahkan Pengerupukan Fest Ke-2
Budaya

Matangkan Persiapan, Puluhan Ogoh-ogoh Siap Meriahkan Pengerupukan Fest Ke-2

SINGARAJA, Sebanyak 32 ogoh-ogoh dari wewidangan Desa adat Buleeng siap meriahkan parade pengerupukan fest ke-2. Sebanyak 32 ogoh-ogoh dari empat belas banjar adat wewidangan Desa Adat Buleleng dipastikan siap memeriahkan parade dalam rangka Pengerupukan Fest ke-2 yang akan digelar pada 18 Maret 2026 mendatang. Panitia penyelenggara Pengerupukan Fest ke-2 Desa Adat Buleleng mulai mematangkan berbagai persiapan menjelang parade ogoh-ogoh dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948. Rapat persiapan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra, didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Buleleng Nyoman Wisandika, Kepala BKAD Buleleng Made Pasda Gunawan, serta Kabag Prokom Setda Buleleng Gede Jumat Adi Jaya. Di sela-sela rapat, Bupati Bulele...
Malam Takbiran dan Nyepi Berbarengan, FKUB Buleleng Terbitkan Seruan
Budaya

Malam Takbiran dan Nyepi Berbarengan, FKUB Buleleng Terbitkan Seruan

Singaraja, Malam takbiran menjelang hari raya Idul Fitri pada 19 Maret 2026, berpotensi akan berbarengan dengan pelaksanaan Hari Nyepi oleh umat Hindu di Bali. Malam takbiran menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah pada 19 Maret 2026 berpotensi berbarengan dengan pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 oleh umat Hindu di Bali. Menyikapi kondisi tersebut, Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Buleleng (FKUB) menerbitkan seruan bersama demi menjaga situasi tetap kondusif. Pelaksanaan Nyepi umat Hindu jatuh pada 19 Maret 2026, sementara Idulfitri 1447 Hijriah diperkirakan berlangsung sehari setelahnya. Momentum dua hari besar keagamaan yang berdekatan ini dinilai memerlukan pengaturan khusus agar tetap saling menghormati. Ketua FKUB Buleleng, I Gde Made Metera, ditemui usai rapa...
Gde Metera Kembali Pimpin PHDI, Bawa Dua Program Anyar
Budaya

Gde Metera Kembali Pimpin PHDI, Bawa Dua Program Anyar

Singaraja, I Gde Made Metera Terpilih Aklamasi menjadi Ketua PHDI Kabupaten Buleleng periode 2026–2031. Demikianlah suasana saat ketua PHDI Kecamatan Gerokgak menyampaikan aspirasi dari 9 kecamatan saat berlangsungnya lokasabha IX Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Buleleng yang digelar di Aula Universitas Panji Sakti Singaraja, Kamis (26/2). Dalam forum tersebut, Ketua PHDI Kecamatan Gerokgak, I Putu Mertha Suriana, mewakili seluruh ketua PHDI kecamatan di Kabupaten Buleleng, menyampaikan bahwa hanya ada satu nama yang diusulkan untuk memimpin PHDI Kabupaten Buleleng periode 2026–2031, yakni I Gde Made Metera. Dengan dukungan bulat tersebut, I Gde Made Metera pun ditetapkan secara aklamasi sebagai ketua terpilih. Ia kemudian dilantik langsung oleh Ketua PHDI Provinsi B...