Budaya

Ringankan Beban Masyarakat, Wabup Supriatna Apresiasi Metatah Massal di Desa Adat Cempaga
Budaya

Ringankan Beban Masyarakat, Wabup Supriatna Apresiasi Metatah Massal di Desa Adat Cempaga

Banjar, Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, menghadiri sekaligus mengapresiasi pelaksanaan upacara metatah (potong gigi) massal yang digelar di Wantilan Desa Cempaga, Senin (20/4). Kegiatan metatah ini dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya dalam meringankan beban biaya pelaksanaan upacara yang menjadi bagian penting dalam kehidupan umat Hindu di Buleleng. Wabup Supriatna menyampaikan bahwa metatah merupakan upacara sakral yang memiliki makna mendalam sebagai proses pendewasaan diri. Selain itu, tradisi ini juga dimaknai sebagai upaya mengendalikan enam sifat negatif dalam diri manusia atau Sad Ripu. “Pelaksanaan metatah secara massal ini merupakan langkah positif yang tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga tetap menjaga nilai kesucian dan makna dari yadnya itu...
Maha Sabha VII Siwa Muka Bulakan, Wabup Supriatna Tekankan Ajegnya Pasemetonan
Budaya

Maha Sabha VII Siwa Muka Bulakan, Wabup Supriatna Tekankan Ajegnya Pasemetonan

Sukasada, Penguatan pasemetonan dan ajegnya nilai-nilai tradisi menjadi fokus utama dalam pelaksanaan Maha Sabha VII Pemeluk Siwa Muka Bulakan Dalem Tamblingan yang berlangsung di Wantilan Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, Minggu (19/4). Kegiatan Maha Sabha VII Pemeluk Siwa Muka Bulakan Dalem Tamblingan tidak hanya menjadi wadah pertemuan pasemetonan, tetapi juga momentum penting untuk menjaga keberlanjutan nilai-nilai adat, agama, dan budaya di tengah arus modernisasi. Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, yang membuka langsung kegiatan tersebut menegaskan bahwa Maha Sabha memiliki makna strategis sebagai ruang konsolidasi sekaligus penguatan pasemetonan. Ia menekankan bahwa keberadaan semeton Siwa Muka Bulakan harus tetap ajeg, solid, dan mampu menjadi penjaga nilai-nilai leluhur dalam...
Satu Abad Berlalu, Pelinggih Pura Segara Buleleng Direhab
Budaya, DewataRoundUP

Satu Abad Berlalu, Pelinggih Pura Segara Buleleng Direhab

Buleleng, Setelah satu abad lebih berdiri, pelinggih di Pura Segara Desa Adat Buleleng, Kamis (16/4/2026) direhabilitasi sebagai upaya pelestarian sekaligus peningkatan kualitas bangunan pelinggih yang ada. Dilihat dari angka tahun candi bentar Pura Segara Buleleng bertuliskan tahun 1917, pura yang berlokasi di kawasan Pelabuhan Buleleng ini kini telah berusia 109 tahun. Prosesi pemugaran dipuput oleh Jro Mangku Nyoman Sutayasa selaku Jro Mangku Pura Segara Desa Adat Buleleng, serta dihadiri Kelian Desa Adat Buleleng Nyoman Sutrisna bersama prajuru dan pengempon pura. Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara mepiuning sebagai permohonan izin secara niskala, dilanjutkan dengan upacara mecaru dan ngeruak. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan ngelinggihang Ida Bhatara serta prelina, yang ...
Gerokgak Festival Hibur Masyarakat Buleleng Barat
Budaya

Gerokgak Festival Hibur Masyarakat Buleleng Barat

Gerokgak, Duet Sutjidra–Supriatna bangkitkan festival tingkat kecamatan, umkm dan seni kembali bergairah. Setelah bertahun-tahun tidak diselenggarakan, Pemerintah Kabupaten Buleleng di bawah pimpinan Bupati I Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Gede Supriatna membangkitkan kembali festival tingkat kecamatan sebagai upaya menghidupkan seni, budaya, serta menggeliatkan perekonomian masyarakat. "Gerokgak Festival" yang digelar pada Jumat, (10/4) di Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, menjadi awal dari rangkaian festival di seluruh kecamatan se-Kabupaten Buleleng. Festival ini disambut antusias oleh masyarakat yang telah lama menantikan kehadirannya. Sejak sore hari, warga tampak memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan berbagai penampilan seni dan budaya yang ditampilkan. Selain itu, ...
Perayaan Kongco Seng Hong Ya ke-117, Momentum Jaga Persatuan dan Silaturahmi Warga
Budaya

Perayaan Kongco Seng Hong Ya ke-117, Momentum Jaga Persatuan dan Silaturahmi Warga

Singaraja, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna mengikuti jalan santai rangkaian perayaan Hari Bertahtanya Yang Mulia Kongco Seng Hong Ya ke-117 yang diselenggarakan di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Seng Hong Bio, Kampung Baru, Singaraja, Minggu (12/4). Sejak pukul. 06.00 WITA warga antusias dan mulai berkumpul di titik kumpul di kawasan konco tepatnya areal TITD Seng Hong Bio. Saat itu peserta jalan santai dilepas oleh Wabup Supriatna didampingi Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Buleleng Nyoman Widiartha dengan pengibasan bendera. Peserta terdiri dari anak-anak,remaja, dewasa hingga lansia tampak bergembira mengikuti rute jalan santai hingga kembali ke finish. Bahkan rangkaian peserta diiringi atraksi Barong Sai. Jalan santai menempuh rute melalui Jl. pulau Sumba, Jl. Surapati, Jl. E...
Puncak HUT ke-422 Kota Singaraja Berlangsung Meriah
Budaya

Puncak HUT ke-422 Kota Singaraja Berlangsung Meriah

Buleleng, Perayaan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-422 Kota Singaraja berlangsung meriah dan penuh semarak. Rangkaian kegiatan yang digelar selama tiga hari ini menghadirkan beragam acara, mulai dari pertunjukan seni budaya, hiburan masyarakat, hingga pameran serta promosi produk unggulan daerah yang melibatkan pelaku UMKM lokal. Selama tiga hari berturut-turut, kawasan RTH Taman Bung Karno dipadati masyarakat yang antusias merayakan hari jadi Kota Singaraja. Suasana kebersamaan dan kegembiraan terasa kental sepanjang acara berlangsung. Gubernur Bali, I Wayan Koster, menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh rangkaian kegiatan perayaan tersebut. Apresiasi itu disampaikan saat menghadiri penutupan malam puncak HUT ke-422 Kota Singaraja pada Senin (30/3). Dalam sambutannya, Koster ...
Masyarakat Antusias Saksikan Parade Budaya
Budaya

Masyarakat Antusias Saksikan Parade Budaya

Singaraja,Parade Budaya di HUT ke-422 Kota Singaraja,  angkat sejarah Anglurah Ki Barak Panji Sakti. Untuk pertama kali parade budaya dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-422 Kota Singaraja digelar, sajikan pementasan sejarah Anglurah Ki Barak Panji Sakti dari lahir hingga kejayaan kerajaan Buleleng. Usai dibuka bersama oleh Gubernur Bali Wayan Koster, pertunjukan diawali dengan menampilkan keberagaman etnis yang ada di Bali Utara oleh Sanggar Seni Manik Uttara. Pertunjukan pembuka tersebut memukau para undangan serta masyarakat yang datang langsung meramaikan kawasan Air Mancur Taman Kota Singaraja, Senin (30/3). Parade ini diapresiasi Gubernur Bali Wayan Koster. Ia berharap parade budaya yang dibawakan masing-masing kecamatan dapat menampilkan masing-masing karya s...
Pastikan Nyepi Aman, Desa Adat Bersama Forkopimda Patroli Sipeng
Budaya

Pastikan Nyepi Aman, Desa Adat Bersama Forkopimda Patroli Sipeng

Bupati Buleleng bersama Wakil Bupati Buleleng turun langsung memantau pelaksanaan Hari Raya Nyepi di seputaran Kota Singaraja, Kamis (19/03). Kegiatan pemantauan ini turut melibatkan jajaran Forkopimda Kabupaten Buleleng, Kelian Desa Adat Buleleng, serta pecalang di wewidangan Desa Adat Buleleng. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan Catur Brata Penyepian dengan khusyuk, tertib, dan penuh kesadaran, sehingga makna Nyepi sebagai momentum introspeksi diri dapat terwujud secara optimal. Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, mengungkapkan bahwa pemantauan telah dimulai sejak pukul 07.00 Wita dengan berjalan kaki dari rumah jabatan. Rute yang dilalui meliputi kawasan Veteran, Jalan Gajah Mada, kantor Pos, hingga Pelabuhan, dilanjutkan ke Jalan Diponegoro dan Ahm...
Pengerupukan Fest #2 Pukau Masyarakat Buleleng
Budaya

Pengerupukan Fest #2 Pukau Masyarakat Buleleng

Singaraja, Catuspata Desa Adat Buleleng kembali menjelma menjadi lautan manusia. Ribuan masyarakat tumpah ruah memenuhi simpang empat pusat Kota Singaraja pada Rabu malam (18/03) untuk menyaksikan parade ogoh-ogoh dalam gelaran Pengerupukan Fest #2, yang menjadi bagian dari rangkaian malam pengerupukan menyambut Nyepi Tahun Caka 1948. Sejak pukul 17.00 Wita, kawasan catuspata mulai dipadati warga dari berbagai penjuru Buleleng. Antusiasme masyarakat begitu terasa, menandakan kuatnya daya tarik tradisi budaya yang terus hidup dan berkembang di tengah modernisasi. Tercatat, sebanyak 28 ogoh-ogoh dari 14 banjar adat se-wilayah Desa Adat Buleleng turut ambil bagian dalam parade tahunan ini. Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra, hadir langsung membuka jalannya parade dengan tradisi khas Bulel...
Mapepade, Ritual Pembersihan Hewan Kurban di Desa Adat Buleleng
Budaya

Mapepade, Ritual Pembersihan Hewan Kurban di Desa Adat Buleleng

Singaraja, Suasana sakral terasa kental di kawasan Pura Desa Adat Buleleng pada Selasa sore (17/3/2026). Di bawah sinar matahari yang mulai condong ke barat, puluhan krama Desa Adat Buleleng tampak menjalani salah satu tradisi tua yang tetap lestari hingga kini, Mapepade. Ritual ini bukan sekadar prosesi biasa. Mapepade merupakan tahapan penting dalam rangkaian upacara Tawur Kesanga, yang bertujuan untuk menyucikan hewan-hewan yang akan digunakan sebagai sarana pecaruan. Tahun ini, sebanyak 17 ekor hewan mengikuti prosesi penyucian, mulai dari anak sapi (godel), kambing, babi, anjing, hingga unggas seperti ayam, itik, dan angsa. Dengan mengenakan busana adat madya, krama satu per satu membawa hewan-hewan tersebut di halaman pura. Diiringi doa dan mantra suci, hewan-hewan itu diperciki ...