Senandung Giri: Kucit Metegul dan Tegul Kucit
Catuspata, Dikisahkan bahwa kondisi alam negeri belang- belang kian hari makin tak menentu. Hujan tiba- tiba turun saat matahari sedang terik. Mekelieb cepok langsung hujan deras. Bahkan dua rakyat negeri menjadi korban derasnya arus sungai. Upaya pencarian terus dilalukan namun belum ditemukan. Mudah mudahan upaya pencarian lanjutan akan dapat menemukan kedua rakyat negeri. Disatu sisi ruas jalan di negeri belang- belang banyak mengelupas. Disereret mengelupas, sereret lagi, lagi mengelupas. Rakyatpun sempat mengeluh, sing ade cara lain agar jalan nggak berlubang, biarkan lubang- lubang saja yang berjalan. Mungkin keluhan ini terdengar hingga ke telinga mantripu hingga akhirnya sang mantri sengitan dan membeton jalan dimaksud. Ehhh makin dialiri air kok makin kuat. Rakyat negeripun memu...










