Author: Danu Tirta

Memasuki Tahun Ketiga, Petunon Fokus Tingkatkan Pelayanan
DewataRoundUP

Memasuki Tahun Ketiga, Petunon Fokus Tingkatkan Pelayanan

Buleleng, Evaluasi program kerja dan pelayanan kepada krama menjadi fokus utama dalam perayaan HUT ke-3 Petunon Suka Duka Krama Pura Dalem Desa Adat Buleleng. Petunon Suka Duka Krama Pura Dalem Desa Adat Buleleng merayakan hari ulang tahun ke 3 yang dilakukan di Sekretariat suka duka taksu dalem pada Minggu 07 Januari 2024. Tampak perayaan tersebut dilakukan secara sederhana, tetapi tidak menghilangkan makna dari kebersamaan. Selain itu serangkaian dengan hut juga dilakukan beberapa kegiatan bakti sosial yang menyasar krama di wewidangan Desa adat Buleleng. Ditemui di sela-sela kegiatan Kelian Desa Adat Buleleng I Nyoman Sutrisna mengevaluasi beberapa program kerja yang sudah dilakukan. Pihaknya berharap, kedepan desa adat dan Suka Duka Krama Pura Dalem tetap menjalankan komitmen kerja...
Calonarang Warnai Pengabenan Massal Desa Adat Buleleng
Budaya

Calonarang Warnai Pengabenan Massal Desa Adat Buleleng

Singaraja, Ngaben Massal Desa adat Buleleng yang di rangkaikan sejak 26 Desember 2023 terus bergulir hingga awal tahun 2024.  Di awali dengan Negem Dewasa, hingga di akhiri dengan prosesi meajar-ajar ring Pura khayangan tiga Desa adat Buleleng. Di sela-sela prosesi pengabenan, terdapat pertunjukkan budaya yang mewarnai prosesi seperti joged,bondres, dan calonarang yang dibawakan oleh crew Bli Braya yang ditampilkan di setra Buleleng pada 1 Januari 2024. Tampak ratusan krama berkumpul untuk menyaksikan calonarang yang berlangsung hingga tengah malam. Kendati hingga malam hari, tidak menyurutkan antusiame krama desa adat Buleleng. Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa yang aktif ngaturang ngayah menarikan pertujukan sakral calonarangan mengaku ingin mengembalikan konsep ngayah atau pela...
Warga Tanam Pohon Pada Jalan Rusak
DewataRoundUP

Warga Tanam Pohon Pada Jalan Rusak

Kubutambahan, Sebagai bentuk kekecewaan atas minimnya perhatian pemerintah, Masyarakat Kubutambahan melakukan Aksi tanam pohon di jalan rusak. Sejumlah warga di Dusun Kaje Kangin, Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan geram akibat jalan penghubung di desanya tak kunjung diperbaiki. Kondisi jalan sepanjang 100 meter ini pun ditanami pohon pisang. Aksi ini sebagai bentuk kekecewaan atas minimnya perhatian Pemerintah Kabupaten Buleleng. Koordinator aksi yang juga anggota Badan Pemusyawaratan Desa Kubutambahan, Kadek Widiana mengungkapkan rusaknya jalan yang menghubungkan Desa Kubutambahan dengan Desa Bulian, Desa Depeha dan Desa Tajun ini sejak belasan tahun silam. Bahkan pada tahun 2016, warga secara swadaya sempat melakukan perbaikan. Hanya saja perbaikan yang dilakukan bersifat sem...
Masyarakat Keluhkan Kerusakan Jalan Di Kubutambahan
DewataRoundUP

Masyarakat Keluhkan Kerusakan Jalan Di Kubutambahan

Kubutambahan, Masyarakat mengeluh karena ruas jalan dikecamatan Kubutambahan kabupaten Buleleng rusak sejak dua puluh tahun yang lalu. Jalan merupakan infrastruktur yang sangat penting dalam laju perputaran ekonomi suatu daerah, apabila jalan rusak tentu perputaran ekonomi otomatis tergangu. namun saat ini masih banyak jalan rusak di wilayah kabupaten buleleng. Anggota Badan Permusyawaratan Desa Kubutambahan Kadek Widiana mengeluhkan kondisi jalan di desanya pada program acara Balung bali lugas ngomong 3 januari 2024.  Pihaknya mengeluh karena jalan pintas menuju desa Bulian tersebut kondisinya sangat memprihatinkan. "jalan ini merupakan jalan pintas menuju ke bulian, jika mengarah ke utara maka tembus ke jalan SMP negeri 1 kubutambahan. jalan ini rusak sudah lama dan sangat menganggu...
Antara Tahun Baru dan Ngaben Massal
Budaya

Antara Tahun Baru dan Ngaben Massal

 Malam pergantian tahun sangatlah ditunggu-tunggu oleh seluruh kalangan masyarakat. Bagaimana tidak, malam tersebut identik dengan pesta rakyat yang kerap digelar oleh pemerintah maupun pesta kembang api. Biasanya masyarakat Buleleng akan memenuhi taman kota Singaraja, maupun pantai ex pelabuhan Buleleng untuk bermain kembang api atau hanya sekedar berkumpul dengan keluarga. Namun tampak berbeda dengan krama di Desa adat Buleleng. Pada malam pergantian tahun 2023/2024 ini, Desa adat Buleleng tidak menggelar pesta rakyat atau peseta kembang api, melainkan melaksanakan upacara agama yakni ngaben massal. Ngaben dalam ajaran agama hindu merupakan upacara pembakaran jenazah yang dilaksanakan untuk mengembalikan roh leluhur ke tempat asalnya. Dimana Ngaben Massal merupakan upacara pengabenan ...
Ngaben Massal DiWarnai Lomba Medeeng
Budaya

Ngaben Massal DiWarnai Lomba Medeeng

 Buleleng, Puluhan pasangan muda-mudi ikut serta mewarnai pedeengan pada prosesi medeeng Ngaben Massal Desa adat Buleleng. Rangkaian upacara ngaben meskipun telah disederhanakan, namun masih terasa suasana kemewahannya. Salah satu rangkaian dari prosesi ngaben yakni medeeng. Para deeng, dalam hal ini kawula muda, terutama yang belum menikah, mereka berpakaian busana adat (payas agung) khas buleleng serta hiasan mewah dengan nuansa emas. Mereka adalah simbolisasi para apsara dan apsari yang gagah dan cantik yang mengantar keberangkatan leluhur menuju nirwana. Pada ngaben massal tahun ini, prosesi medeeng di Desa adat Buleleng dilombakan. Tentu suasana semakin meriah karena para deeng dari masing-masing banjar adat saling beradu tampilan. Tampak barisan deeng memenuhi jalan protokol Ko...
Wakil Rakyat Apresiasi Ngaben Massal Desa Adat Buleleng
Budaya

Wakil Rakyat Apresiasi Ngaben Massal Desa Adat Buleleng

Buleleng, Jiwa Gotong royong krama dan prajuru Desa adat buleleng mendapatkan apresiasi dari kalangan wakil rakyat. Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna apresiasi jiwa gotong royong masyarakat di desa adat Buleleng. Hal itu disampaikan ketua dewan saat menghadiri undangan pengabenan massal desa adat Buleleng Jumat (29/12) di setra adat Buleleng. Wakil rakyat yang dikenal cukup merakyat ini bahkan berharap agar pemerintah hadir dalam acara- acara yang digelar oleh masyarakat khususnya kegiatan adat di Bali. “Saya sangat mengapresiasi jiwa gotong royong yang dimiliki oleh seluruh krama maupun prajuru Desa adat Buleleng dalam melaksanakan upacara agama ngaben massal. Seharunya pemerintah hadir diantara masyarakat dalam acara-acara keagamaan di Bali” harapnya. Ditempat yang sama Ketua DPRD ...
Pengabenan massal desa adat Buleleng diawali “Negem Dewasa”
Budaya

Pengabenan massal desa adat Buleleng diawali “Negem Dewasa”

Buleleng, Pengabenan massal desa adat Buleleng Minggu(24/12/2023) diawali kegiatan negem dewasa. Negem dewasa dipuput oleh Pemangku Kahyangan Tiga Desa Adat Buleleng. Tampak hadir panitia, peserta ngaben massal dan ketua PMI Buleleng dr. Nyoman Sutjidra. Kegiatan diawali dengan penyemprotan eco enzime di kawasan setra adat Buleleng oleh kelompok eco enzime nusantara kabupaten Buleleng. Ketua panitia Ida Bhawati Gede Suanda didampingi kelian desa adat Buleleng Nyoman Sutrisna menjelaskan negem dewasa merupakan upaya untuk mengingatkan seluruh panitia dan peserta bahwa rangkaian ngaben massal desa adat Buleleng sudah dimulai. “ Sebagaimana diketahui puncak ngaben desa adat Buleleng dilaksanakan pada tanggal 31 Desember 2023 bertempat di setra adat Buleleng diikuti 118 peserta ngaben, ...
Senandung Giri : Ketika Ayam Jago Berseliweran di Istana Negeri
DewataRoundUP

Senandung Giri : Ketika Ayam Jago Berseliweran di Istana Negeri

Catus Pata, Pada episode lalu dikisahkan dinamika rakyat negeri Belang-Belang. Terlihat hampir seluruh punggawa Rakyat di desa Pade Nau Selalu disingkat PNS menghaturkan sesaji nasi abu-abu. Mereka rakyat golongan kecil tidak tahu persis apa makna nasi abu- abu tersebut. Hanya dari mulut ke mulut mereka mendengar bahwa langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi marabahaya yang sering muncul setiap akhir tahun. Memang masyarakat PNS di negeri ini sangat patuh akan perintah niskala. Betapa tidak meraka sangat yakin kekuatan sekala yang sudah 99 persen kalau tidak ada campur tangan niskala, walau satu persen tidak akan  berarti apa apa, semua akan sirna walau sudah jaman teknologi secanggih apapun. Itulah sebabnya setiap pemimpin di negeri ini akan sering melakukan kegiatan niskala. Mereka ...
Cegah Penyebaran DB, LDC Gencar Lakukan Fogging
DewataRoundUP

Cegah Penyebaran DB, LDC Gencar Lakukan Fogging

Buleleng, Loyalis Dokter Caput (LDC) mengggencarkan gerakan pengasapan (fogging) dalam upaya mencegah penyebaran demam berdarah. Dalam upaya mencegah terjadinya penularan penyakit demam berdarah(DB), gerakan kemanusiaan Loyalis Dokter Caput (LDC) konsisten melakukan pengasapan (fogging) yang kali ini menyasar banjar dinas tengah desa lokapaksa kecamatan seririt pada minggu(24/12). Di sela-sela kegiatan Kepala Dusun Banjar Dinas Tengah Desa Lokapaksa Kadek Agus Teja Arya Dika menyebutkan, bahwa 2 warganya terjangkit DB dari berbagai usia yakni anak-anak dan dewasa. Dan pihaknya mengucapkan Terimakasih kepada LDC karena sudah cepat tanggap melakukan fogging. “ saya selaku kepala dusun dalam hal ini sangat berterimakasih kepada LDC terhadap pelaksanaan fogging ini, semoga kegiatan ini se...