Perkuat Solidaritas Guru, PGRI Buleleng Gelar EDURAN 2026

Singaraja, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Buleleng sukses menggelar EDURAN (Education Fun Run) 2026 pada Minggu (7/6/2026). Kegiatan yang mengambil start dan finish di Lapangan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja ini diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah.

Ketua PGRI Kabupaten Buleleng, Dr. I Putu Eka Wilantara, M.Pd., mengatakan EDURAN digelar sebagai upaya memperkuat solidaritas antar anggota PGRI sekaligus membudayakan pola hidup sehat di tengah masyarakat.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah menguatkan solidaritas di antara anggota PGRI serta menunjukkan eksistensi organisasi yang memiliki berbagai program, termasuk di bidang kesehatan. Melalui kegiatan lari ini kami ingin mengajak masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat,” ujarnya.

Ia mengungkapkan antusiasme peserta sangat tinggi. Bahkan jumlah peserta yang mengikuti EDURAN sebanyak 1.123 orang. Peserta tidak hanya berasal dari Buleleng dan Bali, tetapi juga datang dari luar daerah seperti Lombok dan Banyuwangi.

“Ini menunjukkan semangat kebersamaan yang luar biasa. Kehadiran peserta dari luar daerah menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan yang positif dan bermanfaat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gede Surya Bharata, S.Pd., M.A.P. yang hadir mewakili Bupati Buleleng menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, EDURAN merupakan langkah awal yang baik dalam mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga, khususnya di kalangan guru dan tenaga pendidik.

“Kami sangat bersyukur kegiatan yang dilaksanakan PGRI Buleleng bersama komunitas lari ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Ini menjadi momentum yang sangat positif untuk membangun budaya olahraga di kalangan guru,” katanya.

Ia menambahkan, tema “Guru Sehat, Guru Hebat” yang diusung dalam EDURAN 2026 menjadi motivasi bagi para guru untuk membiasakan diri berolahraga secara rutin. Dengan kondisi fisik yang sehat, para pendidik diharapkan mampu memberikan pelayanan pendidikan yang lebih optimal kepada peserta didik.

“Guru yang sehat tentu akan berdampak positif terhadap proses pembelajaran. Karena itu, kegiatan seperti ini perlu terus didorong sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan produktivitas para tenaga pendidik,” pungkasnya.(uka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *