
Singaraja, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng menggelar apel peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor DPC PDI Perjuangan Buleleng, Senin (1/6). Kegiatan tersebut diikuti jajaran pengurus, kader partai, serta melibatkan petani, nelayan, buruh, pedagang, dan pecalang.
Anggota DPR RI Dapil Bali, Ketut Kariyasa Adnyana, bertindak sebagai pembina upacara. Selain pelaksanaan apel, DPC PDI Perjuangan Buleleng juga menyalurkan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila.
Kepada Reporter Radio Nuansa Giri FM, Kariyasa Adnyana menegaskan pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa. Menurutnya, Indonesia yang memiliki keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama harus tetap berpegang pada Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pemersatu bangsa.
“Indonesia memiliki keberagaman yang luar biasa. Karena itu, Pancasila harus terus dijaga sebagai dasar negara dan pemersatu bangsa agar kita tidak terpecah oleh berbagai kepentingan,” ujarnya.
Ia juga mengutip pesan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bahwa berbagai konflik ideologi yang terjadi di sejumlah negara menjadi pelajaran penting bagi Indonesia untuk tetap menjaga persatuan dalam bingkai Pancasila.
Menurut Kariyasa Adnyana, keterlibatan petani, nelayan, buruh, pedagang, dan pecalang dalam upacara tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai Marhaenisme yang menjadi dasar perjuangan PDI Perjuangan.
“Marhaen itu adalah wong cilik. PDI Perjuangan identik dengan ideologi Marhaen sehingga kami selalu merangkul dan memperjuangkan kepentingan mereka,” katanya.

Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, DPC PDI Perjuangan Buleleng juga membagikan paket sembako kepada warga yang membutuhkan. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menjadi implementasi nilai gotong royong yang terkandung dalam Pancasila.
Kariyasa Adnyana menambahkan, berbagai persoalan bangsa seperti kemiskinan dan ketimpangan ekonomi hanya dapat diatasi melalui semangat kebersamaan dan gotong royong seluruh elemen masyarakat.
“Melalui momentum Hari Lahir Pancasila ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, dan bersama-sama membangun kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.(uka)
