Janger Kolok Bengkala, Warisan Budaya Tak Benda yang Jadi Simbol Kesetaraan Disabilitas
Buleleng, Seni budaya khas Buleleng kembali menunjukkan pesonanya lewat pementasan Janger Kolok, sebuah bentuk tarian pergaulan yang dilakoni oleh para penyandang disabilitas tuna rungu dan tuna wicara (kolok) dari Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan. Keunikan dan nilai inklusif dari kesenian ini telah diakui secara nasional sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kementerian Kebudayaan RI.
Tarian yang dibawakan oleh sepuluh penari ini mengangkat kisah Arjuna Wiwaha, dikemas dalam gerak tari dan bahasa isyarat, serta diiringi alat musik tradisional seperti kendang dan ceng-ceng. Penampilan Janger Kolok kerap mewarnai berbagai event besar baik tingkat lokal maupun nasional.
Saat dikonfirmasi pada Kamis (10/4), Koordinator sekeha Janger Kolok, I Kadek Sriparjana, menjelaskan bahw...










