Pengurus PPS Merpati Putih Kabupaten Buleleng Dikukuhkan

Perguruan Pencak Silat Beladiri Tangan Kosong, PPS Betako  Merpati Putih Minggu (02/06) mengukuhkan jajaran pengurus Kabupaten Buleleng di desa Tigawasa kecamatan Banjar.

Demikianlah suasana saat ketua Pengda Merpati Putih mengukuhkan pengurus Merpati Putih kabupaten Buleleng masa bakti 2023-2028 di balai serbaguna desa Tigawasa Kecamatan Banjar, Minggu (02/06/2024)

Merpati Putih merupakan singkatan dari falsafah Jawa MERsudi Patitising Tindak Pusakane Titising Hening, yang kalau diartikan sampai mendapat kebenaran dengan ketenangan. Demikian disampaikan ketua Pengurus Daerah Merpati Putih Propinsi Bali Cokorda Gede Putra Wiryawan usai mengukuhkan pengurus PPS Betako Merpati Putih di balai serbaguna desa Tigawasa. Dipaparkan Merpati Putih  lahir di Yogyakarta tepatnya pada tanggal 2 April 1963 dan merupakan warisan nilai budaya bangsa Indonesia yang diturunkan oleh sang Guru Saring Hadi Purnomo kepada kedua putranya, yaitu Poerwoto Hadi Purnomo dan Budi Santoso Hadi Purnomo (Alm). Hingga kini menurut Cok Wiryawan  sebanyak enam kabupaten/kota di Bali telah memiliki pengurus kabupaten termasuk Buleleng. Para pengurus yang baru dikukuhkan diharapkan agar mampu mengembangkan Perguruan Merpati Putih di Kabupaten Buleleng dengan tetap memegang rasa persatuan.

Ketua Umum KONI  Buleleng Ketut Wiratmaja mengapresiasi pengembangan olahraga Pencaksilat di desa Tigawasa. Menurutnya desa Tigawasa sejak dulu memiliki tokoh-tokoh pesilat yang cukup mumpuni.  Setelah bergabung dengan IPSI Buleleng , Perguruan Merpati Putih di desa Tigawasa diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet yang kelak  dapat memperkuat Buleleng dalam setiap kejuaraan.

Ketua IPSI Buleleng Ketut Ngurah Arya berharap agar jajaran pengurus Merpati Putih segera mengajukan permohonan untuk bergabung dengan IPSI Buleleng. Sebagai anggota baru semua ketentuan yang ada dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga IPSI wajib diikuti dan dipatuhi. Dijelaskan hingga kini IPSI Buleleng memiliki anggota perguruan, sepuluh diantaranya masih aktif dan sebelas mati suri.

Perbekel desa Tigawasa I Made Suadarmayasa meyakini Pencak Silat Merpati Putih akan mampu berkembang di desa Tigawasa mengingat Pencak Silat meurpakan salah satu oahraga turun temurun di desa Tigawasa.

Sementara itu ketua  PPS Merpati Putih Kabupaten Buleleng Made Mahendra Yogiswara menjelaskan, PPS Betako merpati Putih di kabupaten Buleleng dikembangkan tahun 2021 oleh  Made Ery Setiawan dan Ida Bagus Sumadiasa telah memiliki dua kelompok  latihan  masing-masing di desa Tigawasa dan  Pegayaman

Pengukuhan diwarnai berbagai atraksi seperti mematahkan besi dengan tangan, mematahkan batako dan deteksi warna serta huruf melalui perasaan dengan mata tertutup. (tut)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *