Lingkungan

Dies Natalis ke-33, Undiksha Tanam Mangrove dan Lepas Tukik di Pesisir Sumberkima
Lingkungan, PENDIDIKAN

Dies Natalis ke-33, Undiksha Tanam Mangrove dan Lepas Tukik di Pesisir Sumberkima

Buleleng, Peringatan Dies Natalis ke-33 Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) diwarnai dengan aksi nyata kepedulian lingkungan. Kampus negeri di Bali Utara ini turun langsung ke pesisir Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, melalui kegiatan penanaman mangrove, bersih-bersih pantai, hingga pelepasliaran tukik di Pantai Gili Putih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut dipimpin langsung oleh Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd., serta melibatkan jajaran pimpinan universitas, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Undiksha, mahasiswa, dan didukung oleh Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Undiksha. Aksi ini menjadi bagian dari komitmen Undiksha dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan laut di Bali Utara. Rektor Undiksha, Prof. Wayan Lasmawan, menyampaikan bahwa kegiatan in...
Pembangunan Shortcut Titik 9-10 Dimulai
BIROKRASI, Lingkungan

Pembangunan Shortcut Titik 9-10 Dimulai

Sukasada, Pembangunan shortcut Singaraja–Mengwitani dilanjutkan, ditandai Ngeruak dan Ground Breaking di Desa Gitgit. Pembangunan jalan pintas (shortcut) batas Kota Singaraja–Mengwitani kembali dilanjutkan. Dimulainya pembangunan tersebut ditandai dengan pelaksanaan upacara Ngeruak dan Ground Breaking Pembangunan Jalan Perbaikan Geometrik pada ruas batas Kota Singaraja–Mengwitani (Shortcut 9 & 10) Paket 1 dan Paket 2, yang digelar di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Rabu (7/1). Kegiatan ground breaking pembangunan Shortcut 9 & 10 Paket 1 dan Paket 2 secara resmi dimulai dengan penekanan tombol oleh Gubernur Bali I Wayan Koster. Direktur Pembangunan Jalan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Asep Syarif Hidayat, menjelaskan bahwa pada pembangunan Shortcut ...
Pembersihan Kapal FSO Cinta Natomas Ditargetkan Rampung Awal Tahun 2026
Lingkungan

Pembersihan Kapal FSO Cinta Natomas Ditargetkan Rampung Awal Tahun 2026

Singaraja, Bersandar sejak 2018 lalu, proses pembersihan tangki penyimpanan pada kapal FSO Cinta Natomas ditargekan rampung pada awal tahun 2026 mendatang. Proses pembersihan tangki penyimpanan (tank cleaning) pada kapal penampungan minyak FSO (Floating Storage Offloading) Cinta Natomas milik Pertamina terus berjalan dan ditargetkan selesai pada awal tahun 2026. Pekerjaan yang sudah berlangsung sejak Juli 2025 ini berada di bawah pengawasan ketat tim Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) untuk memastikan setiap tahapan sesuai prosedur keselamatan dan perlindungan lingkungan. Ditemui pada 25 November 2025, Manager HSSE Operation Zona 11 Pertamina, Chandra Sunaryo, menjelaskan bahwa berbagai langkah antisipasi telah disiapkan guna mencegah dampak lingkungan, termasuk pemasanga...
Tak Tersentuh Puluhan Tahun, Jalan dan Fasilistas Pendidikan Di Kubutambahan DiPermak
BIROKRASI, Lingkungan, PENDIDIKAN

Tak Tersentuh Puluhan Tahun, Jalan dan Fasilistas Pendidikan Di Kubutambahan DiPermak

Kubutambahan, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Gede Supriatna melanjutkan agenda kunjungan kerja hari kedua dengan meninjau sejumlah proyek pembangunan di Kecamatan Sawan, Tejakula, dan Kubutambahan, Selasa (4/11). Salah satu fokus utama kunjungan tersebut adalah pembangunan Jalan Merak yang menghubungkan Desa Bukti dan Desa Tunjung, serta peninjauan kondisi fasilitas pendidikan di SMPN 1 Kubutambahan. Didampingi Sekda Buleleng Gede Suyasa dan Kepala Dinas PUTR I Putu Adiptha Eka Putra, Sutjidra-Supriatna meninjau langsung proyek peningkatan jalan yang sudah rusak selama 23 tahun. Jalan sepanjang tujuh kilometer dengan lebar tiga meter itu kini mulai dibetonisasi untuk mencegah kerusakan akibat penggerusan air. Peningkatan jalan tersebut menelan anggaran sebesar Rp...
Dari Mahasiswa KKN IMK Sambangan untuk Alam
Budaya, Lingkungan

Dari Mahasiswa KKN IMK Sambangan untuk Alam

Sukasada – Wujudkan harmoni bersama alam, dalam nuansa Tumpek Wariga mahasiswa kompak tanam pohon. Dalam rangka mewujudkan harmoni dengan alam sekaligus memperingati tradisi umat Hindu yakni Tumpek Wariga, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja yang ditempatkan di Desa Sambangan melaksanakan kegiatan penanaman pohon, Sabtu (25/10) di Pura Desa lan Puseh Desa Adat Sambangan. Sebanyak 26 mahasiswa turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan membawa berbagai jenis tanaman, mulai dari pohon buah hingga tanaman hias. Selain menambah keasrian dan keindahan lingkungan pura, tanaman yang ditanam juga diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai sarana persembahyangan. Disela-sela kegiatan, Koordinator Desa (Koordes) KKN IMK Desa Samb...
Antara Tumpek Wariga Dan Eco Enzym
Lingkungan

Antara Tumpek Wariga Dan Eco Enzym

Singaraja, Antara Tumpek Wariga dan eco enzyme yakni dua gerakan satu tujuan, untuk lestarikan lingkungan Buleleng. Perayaan Tumpek Wariga di Kabupaten Buleleng menjadi momentum penting dalam menumbuhkan kesadaran pelestarian alam. Tidak hanya sebagai wujud rasa syukur kepada tumbuh-tumbuhan, perayaan ini juga dirangkai dengan aksi nyata menjaga kelestarian lingkungan. Tumpek Wariga merupakan tradisi umat Hindu untuk berterima kasih kepada tumbuh-tumbuhan atas perannya dalam kehidupan manusia, baik sebagai sumber pangan maupun penunjang kehidupan. Secara khusus, perayaan ini juga menjadi doa agar tanaman tumbuh subur dan berbuah lebat menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Di Bali Utara, makna Tumpek Wariga semakin diperkuat melalui gerakan lingkungan. Bupati Buleleng I Nyoman S...
HUT Eco Enzim Nusantara Diawali Penyemprotan Di TPA Bengkala
Lingkungan

HUT Eco Enzim Nusantara Diawali Penyemprotan Di TPA Bengkala

Kubutambahan, Memperingati hari ulangtahun Eco Enzim Nusantara di Kabupaten Buleleng, Senin (20/10) berlangsung penyemprotan eco enzim di kawasan tempat Pembuangan Akhir, TPA di desa Bengkala kecamatan Kubutambahan. Kegiatan diawali dengan penyemprotan eco enzim secara simbolis di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Bengkala, yang memiliki luas hampir lima hektar. Penyemprotan dilakukan menggunakan skylift milik Dinas Lingkungan Hidup, dan sejumlah mobil tangki pemadam kebakaran, demi menjangkau area yang luas dan titik-titik strategis di kawasan pembuangan akhir tersebut. Ketua Relawan Eco Enzim Kabupaten Buleleng, Nyoman Sutrisna, menjelaskan TPA Bengkala dipilih sebagai lokasi utama kegiatan karena dinilai sebagai area yang sangat membutuhkan intervensi ramah lingkungan. Menurutnya, ec...
Jalan Gobleg – Dencarik Rusak Parah
DewataRoundUP, Lingkungan

Jalan Gobleg – Dencarik Rusak Parah

Sukasada, Kerusakan jalan di kabupaten Buleleng tampaknay masih menjadi persoalan serius. Bukan hanya jalanj-jalan di kota namun juga jalan dipinggiran. Adalah jalan raya gobleg-cempaga menuju Dencarik mengalami kerusakan yang cukup serius. Aspal mengelupas hingga mengakibatkan lubang disana-sini. Konon pengerjaannya akan dilakukan oleh PUTR Propinsi Bali. Kondisi ini mengakibatkan banyak penegndara mengalami lakalantas. Dihubungi via telepon perbekel desa Gobleg di kecamatan Banjar I Made Separsa mengatakan upaya telah dilakukan dengan mengajukan usulan bersama tiga desa masing-maisng Gobleg, Sidatapa dan Cempaga. Namun hingga kini usulan itu belum mendapat respon yang pasti. Merekapun berencana untuk kembali mengajukan usulan dan mempertanyakan kejelasan kapan pengerjaan jalan itu ...
TPS3R Nekad Kedas Curhat ke DPMA Provinsi Bali
Lingkungan

TPS3R Nekad Kedas Curhat ke DPMA Provinsi Bali

Singaraja, Dikunjungi DPMA Provinsi Bali, Desa Adat Buleleng sampaikan kondisi nyata dan berbagai kendala yang dihadapi dalam pengelolaan sampah. TPS3R Nekad Kedas milik Desa Adat Buleleng kembali mendapat perhatian dari pejabat Pemerintah Provinsi Bali. Setelah sebelumnya dikunjungi oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali pada awal Agustus, kali ini giliran Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (DPMA) Provinsi Bali yang melakukan kunjungan, Kamis (21/8/2025). Rombongan DPMA yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas, I Gusti Agung Ketut Kartika Jaya Saputra, bersama sejumlah kepala bidang, meninjau secara langsung proses pengolahan sampah yang dilakukan di TPS3R Nekad Kedas. Momen kunjungan tersebut dimanfaatkan oleh Desa Adat Buleleng untuk menyampaikan kondisi nyata dan berbagai ...
TPS3R Nekad Kedas Desa Adat Buleleng Dilirik KPID Bali
Lingkungan

TPS3R Nekad Kedas Desa Adat Buleleng Dilirik KPID Bali

Singaraja, TPS3R Nekad Kedas milik desa adat Buleleng dilirik komisi penyiaran Indonesia Daerah Bali. Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) “Nekad Kedas” milik Desa Adat Buleleng menarik perhatian Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali. Kunjungan dilakukan pada Senin (11/8) sebagai bagian dari dukungan KPID Bali terhadap gerakan Bali Bersih Sampah. Ketua KPID Bali I Gede Agus Astapa menjelaskan, insan penyiaran memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam menyampaikan informasi, tetapi juga mengedukasi masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan. TPS3R dinilai menjadi strategi efektif dalam pengelolaan sampah berbasis sumber. “TPS3R menjadi salah satu strategi untuk mengelola sampah di tingkat sumber. Kami sudah berkeliling Bali melihat berbagai TPS3R, dan yang...