Budaya

Serahkan Seragam, Gubernur Koster Lesehan Bersama Pecalang di Setra Desa Adat Buleleng
Budaya

Serahkan Seragam, Gubernur Koster Lesehan Bersama Pecalang di Setra Desa Adat Buleleng

Singaraja, Sejak pukul 07.00 Wita, kawasan Setra Desa Adat Buleleng tampak ramai. Bukan karena berlangsungnya upacara kematian, melainkan puluhan karma Desa Adat Buleleng yang terdiri dari pecalang di empat belas banjar adat berkumpul dan bergotong royong membersihkan kawasan setra sembari menunggu kedatangan orang nomor satu di Pemerintah Provinsi Bali. Beberapa jam kemudian, Gubernur Bali Wayan Koster hadir bersama Ketua DPRD Provinsi Bali Dewa Made Mahayadnya. Turut mendampingi, Anggota DPRD Provinsi Bali Gede Kusuma Putra, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Ny. Wardhany Sutjidra, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, serta Anggota DPRD Kabupaten Buleleng Ni Kadek Turkini. Kedatangan gubernur asal Desa Sembiran tersebut disambut antusias oleh para pecalang. Dalam kesempatan i...
Bulan Bahasa Bali ke VIII, Desa Adat Buleleng Fokus Pelestarian Bahasa Bali
Budaya

Bulan Bahasa Bali ke VIII, Desa Adat Buleleng Fokus Pelestarian Bahasa Bali

Buleleng, Dalam rangka menyemarakkan Bulan Bahasa Bali ke-VIII Tahun 2026, Desa Adat Buleleng menggelar lomba nyurat aksara Bali dan lomba pidato Bahasa Bali, Kamis (5/2), bertempat di Wantilan Kantor Desa Adat Buleleng. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen desa adat Buleleng dalam melestarikan bahasa, aksara, dan sastra Bali di tengah masyarakat. Lomba nyurat aksara Bali diikuti oleh 14 siswa tingkat Sekolah Dasar (SD), sementara lomba pidato Bahasa Bali diikuti oleh 14 krama desa dengan rentang usia 30 hingga 71 tahun. Seluruh peserta merupakan perwakilan dari 14 banjar adat yang ada di wilayah Desa Adat Buleleng. Kepada Reporter Radio Nuansa Giri FM, Ketua Panitia Bulan Bahasa Bali VIII Desa Adat Buleleng, Putu Mahendra, mengatakan pelibatan peserta lintas generasi dilakukan se...
PHDI Buleleng Tetapkan Lokasabha IX Digelar 26 Februari 2026
Budaya

PHDI Buleleng Tetapkan Lokasabha IX Digelar 26 Februari 2026

Singaraja, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Buleleng menetapkan pelaksanaan Lokasabha IX. Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Buleleng menetapkan pelaksanaan Lokasabha IX yang akan digelar pada 26 Februari 2026 mendatang bertempat di Kampus Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja. Lokasabha IX PHDI Buleleng mengusung tema “Melalui Lokasabha IX Kita Tingkatkan Pengabdian terhadap Umat untuk Mewujudkan Umat Hindu yang Taat Melaksanakan Dharma Negara dan Dharma sebagai Umat Hindu”. Penetapan waktu dan tempat tersebut terungkap dalam rapat persiapan Lokasabha IX PHDI Buleleng yang digelar di Ruang Pertemuan Perumda Tirta Hita Buleleng, pada Rabu, 4 Februari 2026. Penanggung Jawab Lokasabha IX PHDI Buleleng, Dr. Gede Made Metera, mengungkapkan bahwa kepengur...
Umat Tri Dharma di Singaraja Mulai Persiapan Sambut Imlek 2577
Budaya

Umat Tri Dharma di Singaraja Mulai Persiapan Sambut Imlek 2577

Singaraja, Umat Tri Dharma di Kota Singaraja mulai melakukan berbagai persiapan untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026. Beragam persiapan mulai dilakukan oleh umat Tri Dharma di Kota Singaraja, persiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan rangkaian persembahyangan di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Seng Hong Bio dan TITD Ling Gwan Kiong. Perayaan Imlek tahun ini mengusung tema “Harmoni Imlek Nusantara”. Tema tersebut dipilih sebagai upaya memperkuat persaudaraan dan keharmonisan masyarakat Indonesia dari Sabang hingga Merauke. Pernyataan itu disampaikan Ketua TITD Ling Gwan Kiong, Wirasanjaya, di sela-sela persembahyangan perayaan hari ulang tahun ke-153 bertahtanya Yang Mulia (YM) Toa Kongco Tan Hu Cin Jin, Senin (2/2/2026). “Melalui perayaa...
Dari Pohon Pantau Ke Pariwisata
Budaya, Pariwisata

Dari Pohon Pantau Ke Pariwisata

Singaraja, Rumah Pohon Setra Desa Adat Buleleng dahulu menjadi pos pemantauan kapal di Pelabuhan Buleleng kini menjadi destinasi pariwisata heritage. Rumah pohon yang berada di kawasan Setra Desa Adat Buleleng, Kota Singaraja, yang dulunya berfungsi sebagai pos pemantauan kapal di Pelabuhan Buleleng, kini resmi beralih fungsi menjadi destinasi pariwisata heritage. Keberadaan rumah pohon ini menjadi saksi bisu sejarah panjang Buleleng sebagai pusat perdagangan dan pintu masuk utama Bali bagian utara pada masa lampau. Rumah pohon bersejarah tersebut telah direnovasi sebagai bagian dari upaya pelestarian sejarah sekaligus pengembangan wisata budaya. Renovasi dilakukan dengan tetap mempertahankan nilai-nilai historis dan kearifan lokal agar cerita masa lalu yang melekat pada bangunan terse...
Jegeg Bagus Buleleng: Proses Melahirkan Sosok Inspiratif Generasi Muda
Budaya, Pariwisata

Jegeg Bagus Buleleng: Proses Melahirkan Sosok Inspiratif Generasi Muda

Singaraja, Semeton Jegeg Bagus Buleleng telah menyeleksi puluhan remaja yang siap menjadi sosok inspiratif generasi muda pada tahun 2026. Jegeg Bagus Buleleng bukan sekadar ajang pemilihan duta, melainkan ruang pembentukan karakter generasi muda agar mampu bergerak, bersuara, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Jegeg Bagus Buleleng merupakan Duta Pariwisata dan Budaya Kabupaten Buleleng yang berperan sebagai promotor potensi daerah, baik di bidang pariwisata maupun kebudayaan. Seluruh duta tersebut dihimpun dalam wadah Semeton Jegeg Bagus Buleleng, sebuah organisasi kepemudaan yang aktif bergerak mendukung promosi pariwisata, budaya, serta berbagai program pembangunan daerah. Namun di tengah kiprahnya, peran dan dampak Jegeg Bagus Buleleng masih kerap dipertanyakan oleh sebagian...
Festival Pengerupukan Desa Adat Buleleng Menjelma Menjadi Gelar Parade
Budaya

Festival Pengerupukan Desa Adat Buleleng Menjelma Menjadi Gelar Parade

Singaraja, Tingkatkan kreativitas yowana, Desa Adat Buleleng kembali Gelar Pengerupukan Festival untuk kedua kalinya, pada tahun ini lebih pilih parade daripada lomba. Guna meningkatkan kreativitas sekaligus memperkuat kebersamaan yowana, Desa Adat Buleleng kembali menggelar Pengerupukan Festival II dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi Tahun 2026/1948 Saka. Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, tahun ini festival tidak dikemas dalam bentuk lomba, melainkan parade ogoh-ogoh. Keputusan tersebut merupakan hasil kesepakatan yowana Desa Adat Buleleng agar pelaksanaan festival lebih menekankan nilai kebersamaan antar yowana di 14 banjar adat. Melalui konsep parade, para yowana diberikan ruang berekspresi tanpa tekanan kompetisi. Kelian Desa Adat Buleleng, Nyoman Sutrisna, ditemui Selasa ...
Pasemetonan Pasek Celagi Kabupaten Buleleng Gelar Simakrama
Budaya

Pasemetonan Pasek Celagi Kabupaten Buleleng Gelar Simakrama

Buleleng, Pasemetonan Pasek Celagi Kabupaten Buleleng menggelar kegiatan Simakrama pada Minggu (11/1/2025) bertempat di Dadia Pasek Celagi, Banjar Paketan. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan dihadiri perwakilan dadia Pasek Celagi dari sembilan kecamatan di Kabupaten Buleleng. Simakrama tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus mempererat rasa persaudaraan antar semeton Pasek Celagi. Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai forum penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus Pasemetonan Pasek Celagi Kabupaten Buleleng terkait pelaksanaan program kerja organisasi. Dalam laporan yang disampaikan, pengurus menyebutkan bahwa sebagian besar program kerja telah terlaksana sesuai rencana. Namun demikian, masih terdapat satu program yang belum terealisasi, ya...
PHDI Buleleng Tolak Wacana Pergeseran Hari Suci Nyepi
Budaya

PHDI Buleleng Tolak Wacana Pergeseran Hari Suci Nyepi

Singaraja, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Buleleng secara tegas menolak wacana pergeseran pelaksanaan Hari Suci Nyepi yang direncanakan jatuh pada Tilem Kesanga. Penolakan tersebut disampaikan Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Buleleng, I Gde Made Metera, usai menggelar diskusi bersama PHDI kecamatan se-Kabupaten Buleleng, Kamis (8/1/2026), bertempat di Sekretariat PHDI Buleleng. Metera menegaskan, penolakan ini merupakan sikap resmi PHDI Buleleng dalam menyikapi wacana yang berkembang di tengah masyarakat terkait perubahan waktu pelaksanaan Hari Suci Nyepi. “Terhadap wacana pemindahan Hari Suci Nyepi menjadi pada Tilem Kesanga, pada tanggal 5 lalu kami telah mengeluarkan keputusan sementara untuk menolak. Namun hari ini, setelah berdiskusi bersam...
Desa Adat Buleleng Gerakkan Sipandu Beradat Jelang Pergantian Tahun
Budaya, HUKUM & KRIMINAL

Desa Adat Buleleng Gerakkan Sipandu Beradat Jelang Pergantian Tahun

Singaraja, Desa adat Buleleng yang terdiri atas 14 banjar adat pada 10 kelurahan di kecamatan Buleleng kembali menggerakkan. Sipanduberadat untuk meningkatkan keamanan dan kondusifitas saat malam pergantian Tahun Baru. Upaya ini dilakukan guna menciptakan suasana yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat,khusunya di wewidangan desa adat Buleleng. Pecalang, Linmas, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta Lurah yang tergabung dalam Sipanduberadat Desa Adat Buleleng akan disiagakan di seluruh wilayah wewidangan desa adat. Pecalang ditugaskan berjaga di masing-masing wilayah untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Desa adat Buleleng Buleleng, Putu Mahendra, saat rapat Sipanduberadat yang digelar di Sekretariat Desa Adat Buleleng...