
BULELENG, Menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial ditunjukkan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Banjar bersama Komunitas Semeton Mang Dauh (SMD). Sebanyak 300 paket sembako disalurkan kepada warga lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas di Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Sabtu(13/6).
Bantuan tersebut menyasar warga yang tersebar di lima banjar dinas, yakni Banjar Dinas Enjung Sanghyang, Banjar Sekar, Banjar Punggang, Banjar Pura, dan Banjar Asah. Sebelumnya, dua banjar dinas lainnya juga telah menerima bantuan serupa sehingga jangkauan penerima manfaat semakin luas.
Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Banjar, Putu Andika Arya Pratama, mengatakan kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat, khususnya kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih menjelang hari besar keagamaan.
“Menjelang Galungan dan Kuningan biasanya kebutuhan rumah tangga meningkat. Karena itu, kami bersama Komunitas SMD berupaya hadir untuk membantu meringankan beban para lansia dan penyandang disabilitas melalui penyaluran sekitar 300 paket sembako,” ujarnya.
Menurut Andika, kegiatan sosial tersebut tidak sekadar berbagi bantuan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai gotong royong yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Bali.
Ia menegaskan, PAC PDIP Banjar akan terus mendorong berbagai program sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat dengan melibatkan kader partai dan elemen komunitas.
“Kami ingin kehadiran partai tidak hanya dirasakan saat momentum politik, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat sehari-hari,” tegasnya.
Sementara itu, Penasehat Komunitas SMD, Nyoman Arya Astawa, berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat sekaligus meringankan kebutuhan warga penerima manfaat menjelang perayaan hari suci umat Hindu tersebut.
“Bantuan ini mungkin tidak besar nilainya, tetapi kami berharap dapat memberikan kebahagiaan dan sedikit keringanan bagi masyarakat yang membutuhkan. Yang terpenting adalah rasa kebersamaan dan kepedulian yang terus terjaga di tengah masyarakat,” katanya.
Melalui kolaborasi ini, PAC PDIP Banjar dan Komunitas SMD menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih hidup dan menjadi kekuatan penting dalam membantu sesama, terutama menjelang momentum suci Galungan dan Kuningan yang sarat makna kebersamaan serta kemenangan dharma melawan adharma. (eta)
