KPID Bali dan BNNP Bali Perkuat Kolaborasi Literasi Digital dan Pencegahan Narkotika

Denpasar, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali memperkuat kolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali dalam upaya meningkatkan literasi digital sekaligus pencegahan penyebaran narkotika di masyarakat.

Penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan KPID Bali dengan BNNP Bali yang berlangsung di Kantor BNNP Bali, Jalan Kamboja, Denpasar, Rabu (28/1/2026). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari rencana kerja sama yang sebelumnya telah dirancang saat BNNP Bali berkunjung ke Kantor KPID Bali.

Kepala BNNP Bali, Brigjen Polisi Budi Sajidin, mengapresiasi kunjungan KPID Bali dan menyambut baik kelanjutan kolaborasi antar lembaga tersebut.

“Kami mengapresiasi kunjungan KPID Bali. Tujuan kita sama, yaitu untuk kebaikan masyarakat. Ancaman peredaran narkoba saat ini semakin meningkat sehingga membutuhkan kerja bersama dari semua pihak,” ujar Brigjen Polisi Budi Sajidin.

Ia menambahkan, upaya pencegahan narkotika perlu menyasar seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya generasi muda, tetapi juga melibatkan kekuatan sosial di tingkat lokal.

“Pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari generasi muda hingga pelibatan desa adat sebagai kekuatan sosial di masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KPID Bali Agus Astapa menyatakan kesiapan pihaknya untuk melanjutkan dan memperkuat kerja sama dengan BNNP Bali yang sebelumnya telah terjalin melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS).

“KPID Bali sejak beberapa tahun terakhir telah menjalin PKS dengan BNNP Bali. Ke depan kerja sama ini tentu bisa kita lanjutkan dan perkuat kembali,” kata Agus Astapa.

Ia menjelaskan, KPID Bali secara konsisten melaksanakan kegiatan literasi media digital, khususnya menyasar kalangan generasi muda. Menurutnya, materi pencegahan narkotika sangat relevan untuk diintegrasikan dalam kegiatan literasi tersebut.

“Dalam beberapa kegiatan literasi media digital yang kami lakukan, materi sosialisasi anti narkoba sangat penting dan perlu melibatkan langsung BNNP Bali,” jelasnya.

Melalui kolaborasi ini, KPID Bali dan BNNP Bali berharap dapat memperkuat peran literasi digital dan media penyiaran sebagai sarana edukasi publik guna membangun masyarakat yang cerdas, kritis, serta memiliki ketahanan terhadap bahaya narkotika.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *