
Singaraja, Turnamen Sepak Bola ITT Cup I Tahun 2026 resmi bergulir di Lapangan Sepak Bola Celukanbawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Rabu (1/7/2026). Turnamen ini diikuti 16 tim dari berbagai desa di Kecamatan Gerokgak dan akan berlangsung hingga 9 Agustus 2026.
ITT Cup I 2026 diinisiasi oleh Vice Manager ADM & GA PLTU Celukan Bawang, Indriati Tanu Tanto. Turnamen ini digelar sebagai upaya menjaring bibit-bibit pesepak bola muda dari wilayah Kecamatan Gerokgak.
“Saya berkeinginan untuk mendapatkan bibit-bibit pemain sepak bola dari Gerokgak. Saya ingin dari Gerokgak ini ada pemain untuk PSSI dan lainnya,” ujarnya.
Menurut Indriati, minat tim untuk mengikuti turnamen ini cukup tinggi. Namun, karena mempertimbangkan waktu pelaksanaan, jumlah peserta dibatasi hanya 16 tim.
“Peminatnya banyak. Tapi kalau pesertanya terlalu banyak, waktunya akan terlalu lama. Karena ini juga mempertimbangkan waktu, jadi diambil hanya 16 besar,” jelasnya.
Ia menambahkan, ITT Cup direncanakan menjadi agenda rutin dua tahunan agar tidak berbenturan dengan agenda olahraga lainnya, termasuk Pekan Olahraga Kecamatan.
“Saya berkeinginan turnamen ini digelar dua tahun sekali. Karena kalau tahun ini ITT, tahun berikutnya ada Porcam. Jadi tidak memungkinkan dalam satu tahun ada dua agenda besar seperti itu,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Buleleng, I Putu Nova Anita Putra, mengapresiasi pelaksanaan ITT Cup I 2026. Menurutnya, kompetisi seperti ini penting untuk membangun iklim olahraga yang sehat di tingkat kecamatan sekaligus menjadi ruang pembinaan atlet muda.
“Kita mengapresiasi kompetisi ini karena menjadi bagian dari upaya membangun iklim olahraga yang baik di wilayah Kecamatan Gerokgak. Selain itu, dari kompetisi ini kita ingin membangun dan mencetak atlet-atlet sepak bola,” ujarnya.
Nova menilai, turnamen ini juga relevan dalam persiapan menghadapi Porprov Bali 2027, mengingat Buleleng membutuhkan talenta-talenta muda untuk memperkuat tim sepak bola kabupaten.
“Mudah-mudahan turnamen ini bisa memberikan sumbangsih. Apalagi kita menyambut Porprov 2027, kita butuh atlet-atlet sepak bola muda yang mampu mewakili Buleleng. Maka dari itu, ini menjadi momen yang tepat bagaimana kita mampu mencetak atlet-atlet muda dari wilayah Kecamatan Gerokgak,” tegasnya.
Ia menambahkan, Kecamatan Gerokgak memiliki potensi besar dalam pembinaan sepak bola. Hal itu terlihat dari sejumlah pemain asal wilayah Buleleng barat yang sebelumnya telah memperkuat Buleleng pada ajang Porprov.
“Sebenarnya kalau potensi, justru wilayah Kecamatan Gerokgak ini sangat berpotensi. Beberapa pemain kita pada Porprov sebelumnya juga banyak berasal dari wilayah barat. Sehingga potensi ini harus terus dirawat dan dijaga, agar talenta-talenta sepak bola dari wilayah barat terus berkembang dan tumbuh,” tandasnya.(uka)
