Hanyut Usai Kecelakaan, Korban Ditemukan Tak Bernyawa di Pantai Lingga

Buleleng, Made Serina, 59 tahun, korban kecelakaan lalu lintas yang terseret arus deras saat hujan lebat, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Pantai Lingga, Kelurahan Banyuasri, Kabupaten Buleleng, Senin 12 Januari 2026.

Korban sebelumnya dilaporkan hanyut usai terlibat kecelakaan di perempatan Jalan Laksamana–Serma Karma, Galiran, Desa Baktiseraga, sekitar pukul sembilan WITA. Saat itu hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Benturan keras antara mobil Toyota Avanza dan sepeda motor membuat korban terpental dan jatuh ke dalam gorong-gorong yang dialiri air deras.

Tim SAR gabungan langsung bergerak dan memulai pencarian sejak pukul sembilan lewat empat puluh lima menit WITA. Penyisiran dilakukan menyusuri aliran sungai hingga ke kawasan Pantai Penimbangan.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengatakan derasnya arus dan kondisi medan menjadi kendala utama selama proses pencarian.

“Arus air cukup kuat karena hujan terus mengguyur sejak pagi. Tim melakukan penyisiran dari titik kejadian hingga ke muara,” jelas Kadek Donny.

Setelah hampir delapan jam pencarian, sekitar pukul empat lewat lima puluh menit sore, jasad korban akhirnya ditemukan mengambang di perairan antara muara sungai dan laut, tepatnya di kawasan Pantai Lingga, sekitar 1,5 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Salah seorang warga yang pertama kali menemukan Made Susila, menyebut bahwa dirinya bersama rekan kebetulan sedang berada di pinggir pantai, tanpa sengaja melihat benda yang mencurigakan dan langsung melakukan pengecekan, dan mengaku terkejut bahwa benda itu adalah jenazah korban Made Serina yang juga atasanya saat korban bertugas di salah satu Instansi Pemkab Buleleng.

“Saya kaget sekali, ternyata itu jenazah Pak Made Serina. Beliau dulu atasan saya saat bertugas di salah satu instansi Pemkab Buleleng,” ungkap Made Susila

kuat dugaan korban sempat mengapung di perairan Pantai Penimbangan sebelum akhirnya terseret arus laut hingga ke Pantai Lingga. (eta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *