Radio Berperan Sosialisasikan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

Denpasar, Di tengah meningkatnya volume sampah rumah tangga, peran radio kembali menjadi sorotan sebagai media efektif dalam menyosialisasikan pengelolaan sampah berbasis sumber.

Hal itu diungkapkan Nyonya Putri Suastini Koster selaku duta sampah Provinsi Bali didampingi staf sekretariat PKK provinsi Bali dan pejabat terkait saaat menerima audensi jajaran manajemen Radio Nuansa Giri di Gedung Jaya Sabha Denpasar, Sabtu(21/02/2026). Menurutnya sejumlah stasiun radio lokal di berbagai daerah mulai aktif menyiarkan program edukasi lingkungan yang membahas cara memilah sampah organik dan anorganik, pengomposan mandiri, hingga pengurangan penggunaan plastik sekali pakai. Melalui dialog interaktif, talkshow, dan layanan masyarakat, radio dinilai mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk di wilayah yang akses internetnya masih terbatas.

Selaku duta sampah Provinsi Bali Putri Suastini Koster mengaku telah memanfaatkan sejumlah platform media untuk dapat menyentuh langsung masyarakat dan radio menjadi salah satu mitra strategis pemerintah daerah dalam menyampaikan pesan tersebut. Dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, penyiar radio dapat mengedukasi pendengar tentang pentingnya memilah sampah organik untuk dijadikan kompos serta mengumpulkan sampah anorganik yang dapat didaur ulang atau disetorkan ke bank sampah.

Ditegaskan bahwa radio yang baik adalah radio yang memiliki program dan pendengar. Berbagai terobosan harus dilakukan oleh manajemen radio agar tidak ditinggalkan oleh gen-Z. Salah satunya juga dengan mengajak gen-Z untuk membangkitkan sastra di masyarakat.

Disisi lain Nyonya Koster yang juga seniwati multi talenta ini menyambut baik inisiatif Radio Nuansa Giri yang untuk pertama kalinya telah membuat serial drama radio. “Radio yang baik adalah radio yang selalu mengikuti perkembangan jaman dengan beragam program kekinian, Apalagi mampu memproduksi drama radio. Ayo buat lagi serial yang lain agar kehidupan sastra hidup kembali,”ungkapnya.

Sementara itu direktur radio Nuansa Giri Dra. Ni Made Sri Widari,MM memaparkan tujuannya beraudensi untuk menyampaikan kesiapan radio nuansa Giri dalam bekerjasama dengan pemerintah Provinsi Bali dan duta sampah serta tim PKK Bali sesuai peralatan dan SDM yang ada. Selama ini pihaknya secara konsisten menyiarkan Iklan Layanan Masyarakat, ILM tentang pengelolaan sampah dan lingkungan. Dipaparkan juga untuk pertama kalinya Radio nuansa Giri memproduksi sandiwara radio dengan judul Jejak Sejarah Kota Singaraja.

Sebagai media informasi dan edukasi, Radio Nuansa Giri FM pun merancang program baru dengan pendekatan berbeda, yakni mengemas karya sastra puisi dalam format musikalisasi dan karaoke agar lebih dekat dengan selera generasi muda. Pada bagian akhir paparannya direktur sekaligus owner Radio nuansa Giri Made Sri Widari menyampaikan jangkauan siaran radio mencakup seluruh wilayah Bali dengan aktif menyiarkan berbagai program informatif, mulai dari pemberitaan kegiatan pemerintah hingga program hiburan bernuansa budaya dan sastra Bali. (tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *