
Buleleng, Upaya memperkuat peta politik di Bali Utara mulai dipanaskan Partai Nasional Demokrat (NasDem). Menjelang Pemilu 2029, partai yang dipimpin Surya Paloh itu menetapkan Kabupaten Buleleng sebagai salah satu daerah prioritas dengan target peningkatan perolehan kursi di DPRD Buleleng.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Bali I Nengah Senantara usai konsolidasi NasDem Buleleng pada sabtu (13/12) menilai Buleleng memiliki karakter pemilih yang relatif cair dan terbuka terhadap berbagai pilihan politik. Kondisi tersebut dianggap memberi ruang besar bagi NasDem untuk memperluas dukungan dan mendongkrak raihan suara pada pemilu mendatang.
Senantara menyebutkan bahwa secara realistis partainya menargetkan penambahan dua kursi di DPRD Buleleng. Namun, ia optimistis peluang NasDem untuk melampaui target tersebut masih terbuka lebar.
“Khusus Buleleng, target di 2029 minimal ada kenaikan dua kursi menjadi delapan. Tapi kalau melihat peluangnya, sangat mungkin bisa mencapai sepuluh kursi. Suasana politik di Buleleng cukup cair dan tidak terlalu fanatik pada satu partai,” ujarnya.
Senantara menjelaskan, konsolidasi di Buleleng menjadi agenda perdana DPW NasDem Bali sebagai langkah awal menggerakkan mesin partai. Selain membidik peningkatan kursi di DPRD kabupaten, NasDem juga menargetkan satu kader dari Buleleng mampu menembus DPRD Provinsi Bali.
Anggota Komisi VI DPR RI dari daerah pemilihan Bali itu menekankan pentingnya kerja politik yang berkelanjutan. Para kader dan wakil rakyat NasDem diminta aktif hadir di tengah masyarakat, menyerap aspirasi, serta memberikan edukasi politik secara konsisten, tidak hanya saat mendekati pemilu.
“Di Buleleng ada enam anggota DPRD dari NasDem. Kita minta semuanya bergerak, selalu hadir di masyarakat dan memberi edukasi. Bukan hanya bekerja saat Pemilu saja,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD NasDem Buleleng, Made Jayadi Asmara, mengungkapkan bahwa dari sembilan daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Buleleng, masih ada tiga dapil yang belum berhasil diisi kader NasDem di DPRD. Ketiga dapil tersebut berada di Kecamatan Busungbiu, Banjar, dan Gerokgak.
Kondisi tersebut dinilai sebagai tantangan sekaligus peluang strategis yang akan digarap serius menjelang Pemilu 2029.
Untuk memperluas basis pemilih, DPD NasDem Buleleng mulai mengintensifkan sosialisasi partai serta mengaktifkan kembali organisasi sayap. Sasaran utama diarahkan pada pemilih muda dan generasi milenial yang diprediksi memiliki pengaruh besar terhadap hasil pemilu mendatang.
“Kita punya sayap partai, seperti Garda Pemuda NasDem, Garnita Malahayati, hingga himpunan mahasiswa. Semua akan dihidupkan kembali karena pemilih milenial nanti sangat menentukan,” katanya.(uka)
