Panti Asuhan Harus Diawasi Secara Berkala

Singaraja, Anggota DPD RI Ni Luh Djelantik berharap pengawasan terhadap lembaga kesejahteraan sosial anak (LKSA) atau panti asuhan diawasi secara berkala.

Penanganan dugaan kasus kekerasan terhadap anak di panti asuhan wilayah Kecamatan Sawan, Buleleng, mendapat perhatian dari Anggota DPD RI asal Bali, Ni Luh Ari Pertami Djelantik, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Polres Buleleng dalam mengusut kasus tersebut.

Ditemui di Mapolres Buleleng, Selasa (31/3/2026), Ni Luh Djelantik menegaskan pentingnya penegakan hukum yang berkeadilan sekaligus tetap mengedepankan sisi kemanusiaan, terutama dalam kasus yang melibatkan anak.

Ni Luh Djelantik mengecam keras segala bentuk kekerasan dan eksploitasi terhadap anak maupun perempuan. Menurutnya, kasus serupa masih kerap terjadi di wilayah Buleleng, sehingga diperlukan langkah tegas untuk memberikan efek jera sekaligus mencegah kejadian berulang.

“Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, tetapi tetap memperhatikan aspek kemanusiaan, apalagi ini menyangkut anak-anak,” ujarnya.

Selain penindakan, Ni Luh Djelantik juga mendorong penguatan langkah pencegahan. Salah satunya melalui peningkatan pengawasan terhadap lembaga kesejahteraan sosial anak (LKSA), yayasan, maupun organisasi kemanusiaan, baik lokal maupun asing.

“Perlu audit menyeluruh dan berkala terhadap lembaga-lembaga tersebut agar benar-benar berjalan sesuai tujuan,”imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, mengungkapkan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengumpulkan alat bukti dari laporan yang masuk serta proses penyelidikan yang telah berjalan dalam beberapa waktu terakhir. Tersangka diamankan pada Senin (30/3) malam dan kini ditahan di Polres Buleleng untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Dari hasil penyelidikan dan pengumpulan alat bukti, kami telah melakukan upaya paksa berupa penangkapan dan penahanan terhadap yang bersangkutan,” tegasnya.

Dengan pengawasan yang lebih ketat dan penegakan hukum yang konsisten, kasus serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari. (dnu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *