Momentum HUT ke-422 Kota Singaraja, Puskor Hindunesia Buleleng Adakan Pengobatan Gratis

Buleleng, Puskor Hindunesia Dekorda Buleleng menggelar kegiatan safari kesehatan dengan memberikan pelayanan pengobatan gratis kepada ratusan sulinggih, pinandita, dan masyarakat di Kecamatan Busungbiu, Minggu (29/3/2026). Kegiatan ini dipusatkan di Griya Bhuwana Magelung, Desa Busungbiu.

Safari kesehatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-422 Kota Singaraja. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

Ketua Puskor Hindunesia Dekorda Buleleng, dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG, mengatakan pihaknya terus berkomitmen hadir melayani umat Hindu hingga ke pelosok daerah. Menurutnya, kesehatan merupakan hak dasar setiap manusia yang harus mendapatkan perhatian.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengingatkan masyarakat akan pentingnya kesehatan. Dengan kondisi tubuh yang sehat, seluruh aktivitas dapat berjalan dengan baik,” ujar dokter yang akrab disapa dokter Caput tersebut.

Ia menambahkan, kegiatan pelayanan kesehatan ini juga merupakan implementasi dari semangat pengabdian organisasi. “Melalui kegiatan berbhakti, hidup akan menjadi lebih berarti,” imbuhnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan.

Sementara itu, Ketua Puskor Hindunesia Dekor Pusat, Ida Bagus Ketut Susena, mengungkapkan bahwa hingga kini organisasi Puskor Hindunesia telah terbentuk di hampir seluruh provinsi di Indonesia melalui Dekorwil. Menurutnya, setiap daerah diberikan kebebasan untuk berinovasi dalam melaksanakan kegiatan, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan wilayah masing-masing.

“Kami memberikan ruang bagi daerah untuk berkreasi. Yang terpenting, setiap kegiatan harus memberikan manfaat bagi umat,” tegasnya.

Selain safari kesehatan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelantikan Puskor Hindunesia Dekorcam Busungbiu.

Ida Shri Bhagawan Nabe Isha Wira Satyam dari Griya Bhuwana Magelung menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai safari kesehatan menjadi bukti nyata bahwa umat Hindu terus bergerak melalui pelayanan sosial.

Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan sulinggih, pinandita, dan masyarakat sangat penting, terutama dalam mendukung pelaksanaan upacara keagamaan.

“Menjaga kesehatan harus dimulai dari diri sendiri,” ungkap Ida Nabe yang juga dikenal sebagai mantan guru.

Saat ini, Puskor Hindunesia di Kabupaten Buleleng telah membentuk kepengurusan tingkat kecamatan (Dekorcam) di tujuh wilayah, yakni Kecamatan Sawan, Buleleng, Seririt, Banjar, Busungbiu, Gerokgak, dan Sukasada.(uka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *