Senandung Giri: Teknologi Doa

Catuspata, Buleleng sebagai salah satu bagian dari Propinsi Bali dengan luas hampir sepertiga pulau Bali terdiri atas sembilan kecamatan dengan penduduk sudah mencapai delapan ratus ribu jiwa lebih. Jumlah sebaran penduduk dengan topografi nyegara gunung akan sangat mempengaruhi pemerataan pembangunan. Tidak sedikit masyarakat yang mengaku miskin, bahkan dengan hantaman covid-19 jumlah itu makin meningkat. Kondisi ini menjadikan Buleleng selalu menempati peringkat tertinggi dalam angka kemiskinan di Bali. Bukan hanya miskin tapi miskin ektrim he he he..

Kondisi ini menjadikan Pemkab Buleleng harus bekerja ekstra dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dulu ada cerita kalau pemerintah Buleleng sering marah kalau dicap sebagai daerah dengan angka kemiskinan tertinggi. Akibatnya bantuan yang semestinya mengucur ke Buleleng dialihkan ke wilayah lain he he he. Karena gengsi sih. Bukan hanya angka kemiskinan tapi bencanapun biasanya Buleleng diam diam menghanyutkan. Jika di wilayah lain hujan lebat sudah turun siang malam, Buleleng biasanya masih atur jadwal. Ibarat  bermain tinju cuaca masih bermain jab- jab saja he he he , sesekali hujan beberapa hari terang. Tapi jika sasih kepitu tiba dan hujan terjadi pada hari Senin ,jangan harap akan ada mentari lagi. Petir menyala di angkasa sebagai pertanda bencana akan tiba. Maka waspadalah, jangankan hujan, tak hujan saja sering terjadi banjir. Terutama di kawasan Jalan Srikandi, Jalan Ahmad Yani, Jalan Pramuka dan beberapa kawasan lainnya. Bahkan di desa Tangguwisia kecamatan Seririt banjirnya berulang tahun.  Tak salah jika  Pj Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana mengatakan dibutuhkan kombinasi antara teknologi dan doa dalam menghadapi bencana. Teknologi dimaksud adalah peralatan untuk mengatasi bencana. Teknologi yang dalam waktu yang sesingkat-singkatnya mampu mengatasi bencana. Apalagi perhelatan G20 sudah di depan mata. Maka teknologi bencana, sikap tanggap bencana dan waspada terhadap bencana sudah semesatinya disosialisasikan kepada seluruh komponen masyarakat.  Sedangkan doa adalah niat tulus untuk memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar Buleleng terhindar dari bencana.

Tim Pemberitaan Dewata Round Up.(tut/dpa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.