Pengarakan Ogoh-Ogoh Diijinkan, STT Dharma Kerti Jinengdalem Lanjutkan Pembuatan Ogoh-Ogoh

Jinengdalem, Pengarakan ogoh-ogoh diijinkan oleh Gubernur Bali Wayan Koster, STT Dharma Kerti desa Jinengdalem lanjutkan pembuatan ogoh-ogoh.

Sempat tidak diijinkan karena kasus covid-19 yang semakin melambung, kini pengarakan ogoh-ogoh kembali diijinkan oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Ini menjadi angin segar bagi STT Dharma Kerti desa Jinengdalem karena bisa melanjutkan pembuatan ogoh-ogoh yang sudah merupakan tradisi pada hari raya Nyepi.

Salah satu anggota STT Dharma Kerti Dodi Hery Andika mengatakan, pembuatan ogoh-ogoh yang dulunya sudah mencapai 50 persen, lantas ada imbauan untuk dibatalkan akhirnya di bongkar. Setelah dijinkan kembali STT Dharma Kerti kembali membuat ogoh-ogoh dengan tema ukuran yang lebih kecil agar bisa selesai sebelum hari raya Nyepi dan pembuatannya sudah 30 persen. “Proses pembuatan ogoh-ogoh sebelumnya sudah 50 persen tapi karena dibatalkan kami sudah bongkar itu dan sekarang ada imbauan untuk dibolehkan kami buat dengan tema dan ukuran yang berbeda agar sebelum hari raya Nyepi bisa selesai,”ujarnya.

Lanjut Dodi Hery, padahal banyak desa atau STT yang tidak membuat ogoh-ogoh, itu tidak membuat pihaknya untuk tidak antusias. STT Dharma Kerti desa Jinengdalem optimis untuk tetap melestarikan tradisi dan budaya Bali. “Kami berharap tradisi dan budaya kami tidak punah, boleh dibatasi dalam membuat ogoh-ogoh tetapi tidak dibatalkan,”ungkapnya.(dpa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.